Bentuk Tim Assesmen Terpadu






PAGARALAM POS, Pagaralam – Dalam penanganan pecandu dan korban penyalahgunaan Narkotika yang telah memasuki ranah hukum perlu dilakukan secara lebih cermat dan hati-hati.

Karena itu Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pagaralam membentuk Tim Assesmen Terpadu (TAT), sebagai bentuk menciptakan sinkronisasi, kebersamaan serta menjalin kerjasama yang baik antara BNN dan dinas terkait.

“Dalam menentukan layak atau tidaknya, para pecandu dan atau korban penyalahguna Narkotika yang telah ditetapkan sebagai tersangka atau terdakwa, untuk ditempatkan ke dalam lembaga rehabilitasi medis atau rehabilitasi sosial, tentu perlu melalui proses assesmen terlebih dahulu,” ungkap Kepala BNN Kota Pagaralam, Sudran Gafar SSos MM, kemarin.

Diakui Sudran, tujuan dilakukannya assesmen tersebut adalah untuk mengetahui sejauhmana tingkat kecanduan dan peran mereka, dalam tindak pidana Narkotika (pemakai, kurir, pengedar atau bandar). “Untuk mengetahui tingkat kecanduan itu, maka perlu dilakukan
assesmen,” ucapnya.




Lebih lanjut Sudran menerangkan, bahwa sebelumnya pihak BNN pernah mengundang instansi-instansi terkait untuk rapat koordinasi pembentukan TAT BNN Kota Pagaralam terdiri dari Polri (Polres Pagaralaam, Kejaksaan Negeri Kota Pagaralam, KUMHAM (Bapas) Kabupaten Lahat dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pagaralam.




“Dan sebagai tindak lanjut dari pertemuan itu, maka digelarlah rapat koordinasi anggota TAT dengan membahas masalah tugas dan wewenang TAT serta teknis pelaksanaan assesmen. Dari sini kita berharap nantinya dapat tercipta sinkronisasi, kebersamaan serta terjalin kerjasama yang baik antara BNN dan dinas terkait tersebut,” harapnya. (09/CE-V)

Previous Wako Jawab Pandangan Umum Fraksi
Next Ditimpa Pohon, 6 Jam Listrik Byarpet