Bentuk 6 Posko, Kerahkan 420 Personel


Foto: Adi/Pagaralam Pos Periksa: Dandim 405 Lahat, Letkol CZI Srihartono meninjau kesiapan personel tim siaga bencana, kemarin.
Foto: Adi/Pagaralam Pos
Periksa: Dandim 405 Lahat, Letkol CZI Srihartono meninjau kesiapan personel tim siaga bencana, kemarin.

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Sebagai daerah potensi bencana, Pemkab Empat Lawang bentuk 6 Posko bencana, semuanya tersebar di titik titik rawan bencana. Kepastian ini disampaikan Sekda Empat Lawang, Edison Jaya, didampingi Kepala BPBD, Khairul, usai apel siaga bencana di lapangan Pemkab Empat Lawang, kemarin.

Menurut Edison, Posko induk berada di Tebing Tinggi, kemudian Posko didirikan di Kecamatan Talang Padang, Sikap Dalam, Pendopo Barat, Ulu Musi, Paiker. Setiap Posko beranggotakan 60 orang. Kecuali Posko induk, lebih dari itu, sehingga jumlah personel capai 420 orang. “Anggotanya terdiri dari gabungan instansi Pemkab Empat Lawang, BPBD, Dinas Sosial dan Dinkes, kemudian TNI dan Polri serta pihak swasta lain, seperti klub motor dan kepemudaan,” ujar Edison.

Tidak hanya personel, lanjutnya, Posko juga disiapkan peralatan dan kelengkapan siaga bencana, mulai dari perahu karet sampai kelengkapan makan siap saji, alat komunikasi. Begitupun peta kawasan rawan bencana, baik longsor maupun banjir di bumi saling keruani sangi kerawati. “Kita ada banyak perahu dan kelengkapan lain yang siap turun. Sekarang lagi disiapkan, jangan sampai bencana datang alat tidak bisa digunakan,” imbuhnya.

Di lain sisi, Kepala BPBD, Khairul menambahkan, bencana jangan sampai terjadi serentak, pasalnya peralatan terbatas. Walaupun personel cukup, namun peralatan pendukung tadi masih minim. “Mudah-mudahan Posko yang dibentuk sampai maret ini bisa berjalan maksimal, bahkan berdo’a tidak ada bencana sama sekali,” harapnya.

Dandim 405 Lahat, Letkol CZI Srihartono dalam sambutanya memimpin apel, memberikan apresiasi yang cukup tinggi pada Pemkab Empat Lawang tentang kesiapannya melakukan penanggulangan bencana alam. Mulai dari apel siaga, hingga mempersiapkan peralatannya dan mendirikan Posko bencana.

Empat Lawang merupakan salahsatu daerah yang rawan terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Untuk itu diperlukan penanganan dan antisipasi yang serius dari pemerintah daerah dan unsur Muspida serta pihak terkait lainnya, agar bica cepat dan terorganisir. “Musim hujan berpotensi makin tinggi hingga akhir Februari atau awal Maret mendatang. Oleh karena itu potensi bencana alam pun bisa datang kapan dan di mana saja. Hal ini perlu diwaspadai semua pihak, agar bisa meminimalisir korban jiwa,” tegasnya. (07/CE-V)

 

Previous Alat Rusak, Pasien RSUD Terbakar
Next Tak Terima Dihina, Teman Dipolisikan