Bantuan Sapi Perah Banyak yang Kurus


PAGARALAM POS, Pagaralam –  Sejak beberapa tahun belakang,  bantuan sapi perah di 2013 lalu dari Dinas Peternakan Provinsi Sumsel dinilai belum seperti yang diharapkan.

Pasalnya, hampir keseluruhan sapi yang diberikan kepada kelompok tani (Poktan) penerima terlihat kurus-kurus, berusia muda dan belum satupun yang hamil. Kondisi ini membuat petani cukup kesulitan untuk melakukan perawatan, bahkan pengeluaran biaya tak sedikit hingga ternak bisa menghasilkan, baik perahan susu ataupun turunannya. Bahkan belum lama dilakukan perawatan di kandang, satu ekor sapi mati karena sakit.

Diakui Tansri, Ketua Poktan Serunting Jaya didampingi anggotanya Yudiman, bantuan sapi perah yang diterima sekitar 23 November 2013 lalu, keadaan sapinya tidak gemuk-gemuk, bahkan belum lama ini sapi bantuan ada yang mati karena sakit. Persoalan bantuan ini, sempat membuat beberapa anggota kelompok mengundurkan diri (keluar dari kelompok, red).

Seyogyanya sambungnya sesuai dengan kesepakatan bersama, bantuan sapi perah yang terdiri dari 17 ekor sapi betina dan 1 ekor jantan, paling tidak banyak yang telah hamil. Namun kenyataannya tidak demikian setelah bantuan diantar oleh pihak ketiga (pelaksana). “Hal ini mau tidak mau perlu perawatan intensif dan memerlukan biaya yang tidak sedikit dan harus ditanggung anggota kelompok, seperti ongkos untuk mencari rumput selain konsentrat,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kota Pagaralam Sukman SE MM melalui Kabid Peternakan Sarjanawi SP, pihaknya tidak menampik kondisi bantuan sapi disalahsatu kelompok kondisinya jauh dari yang diharapkan. (06)

 

Previous Aksara Besemah Terancam Punah
Next Satu Malam, Tiga ABG Bobol 10 Toko