Bantah Pemasangan Jaringan Listrik Asal Jadi


EMPAT LAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang melalui Dinas Kehutanan, Perkebunan, Pertambangan dan Energi (Dishutbuntamben) membantah pemasangan jaringan listrik asal jadi, malah memastikan sudah memenuhi standar.

Hal ini disampaikan Kadishutbuntamben Empat Lawang, Susyanto Tunut, didampingi Kasi Energi, Aan Afrian dan staf kepada sejumlah awak media, Selasa (27/1), menanggapi pemberitaan media massa cetak dan elektronik lalu yang menyebutkan warga mengeluhkan pemasangan jaringan asal jadi, karena tidak memperhatikan keamanan masyarakat.

“Kita sangat memperhatikan standar pemasangan jaringan, karena itu semua pemasangan sudah memenuhi standar dan bisa dijamin itu. Silakan masyarakat yang beranggapan seperti itu, karena mungkin masih awam. Yang pastinya pemasangannya sesuai standar, sehingga tidak akan membahayakan nantinya,” ungkapnya.

Disinggung mengenai masalah tebas tebang tanam tumbuh yang menjadi kendala masuknya setrum (aliran listrik, red) ke jaringan yang sudah dipasang ke beberapa wilayah, salahsatunya jaringan menuju Desa Sugiwaras, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, Susyanto tak menampik, hingga kini persoalan itu belum tertuntaskan. “Kendala tebas tebang tanam tumbuh hampir seluruh bermasalah, karena tebas tebang yang dilewati jaringan tidak ada ganti rugi. Pasalnya, tanam tumbuh di Daerah Milik Jalan (DMJ) tidak diperbolehkan dianggarkan untuk ganti ruginya. Awalnya juga sudah ada perjanjian di atas materai dengan masyarakat, tetapi pada akhirnya menjadi permasalahan,” tandasnya. (07/CE-V)

Previous Hanya Enam Reklame Berizin
Next P2TP2A Siap Terima Aduan Anak dan Perempuan