Ayek Garaman Dibubus, Per KK ‘Dijatah’ 2 Kg


Foto : Ist
RAMAI: Warga Dusun Gunung Agung Tengah memadat Tebat Ayek Garaman, Senin pagi (3/6)

PAGARALAMPOS.COM, Pagaralam- Tebat Ayek Garaman di Dusun Gunung Agung Tengah Kelurahan Agung Lawangan Kecamatan Dempo Utara dibubus (dikeringkan) Senin pagi (3/6). Sembari membawa alat semacam sesauk, kinjagh, penduduk dusun ini mulai beghikan (menangkap ikan). Hasilnya, tiap kepala keluarga (KK) dapat sebanyak 2 Kg ikan.




Kepada Pagaralampos.com, Agusman salahseorang panitia pengelola Tebat Ayek Garaman menuturkan, jadwal pengeringan pada tahun ini dimajukan. Biasanya Tebat Ayek Garaman dikeringkan jelang Idul Adha.




“Kali ini, atas permintaan penduduk, pengeringan kita lakukan jelang Idul Fitri,”ujarnya. “Supaya yang baru pulang dari rantau dapat ikut merasakan beghikan,”katanya pula.




Dijelaskannya lagi, pengeringan Tebat Ayek Garaman dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penduduk saat lebaran. Diharapkan setelah dibubus, paling tidak penduduk dapat memasak ikan untuk berlebaran.




Pengeringan tebat sendiri telah dimulai pada Ahad pagi (2/6). Ini supaya pada esok harinya (Senin), air sudah kering. “Sebelum itu, panitia juga telah membuat pelumpang. Semacam alat penangkap ikan,”kata Agusman.




Senin pagi (2/6), debit air Tebat Ayek Garaman sudah menurun drastis. Saat itulah panitia pengelola tebat bersama penduduk bahu membahu menangkap ikan. Jenis ikan yang ditangkap bervariasi di antaranya nila, mas da  mujair. Selanjutnya ikan-ikan hasil tangkapan ini dikumpulkan jadi satu.




Oleh panitia, ikan dibagi rata kepada penduduk. Sama seperti tahun lalu, ujar Effi, salahseorang penduduk, tahun ini tiap KK dapat ‘jatah’ sebanyak 2 Kg ikan. (11)

Previous Alpian: Musim Mudik, Duit dari Luar Berputar di Pagaralam
Next Audit Dana Kampanye, KAP: Semua Parpol Patuh