Atasi PMKS, Idealnya Setiap Kota Miliki Panti Rehabilitasi Sosial


Foto: Net

PAGARALAM POS, Reba Tinggi – Masih maraknya keberadaan Orang Gila (Orgil, red) di wilayah Kota Pagaralam, tak hanya mengundang sejumlah keluhan masyarakat, melainkan juga turut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pagaralam.




Bahkan mencegah banyaknya Orgil, berkeliaran yang dapat meresahkan masyarakat, setiap Kabupaten/Kota harus memiliki satu panti rehabilitasi sosial. “Idealnya, setiap Kabupaten dan Kota itu, memiliki satu tempat panti rehab, yang dapat menampung sementara Orgil serta orang terlantar, termasuk ke dalam Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial,” terang Kepala Dinsos Kota Pagaralam H Sukman SE MM melalui Sekretaris RA Ika Suryani SE, kemarin.




Ketiadaan panti rehab sosial di Kota Pagaralam, terang Ika, tentu saja sangat menyulitkan petugas, dalam hal penanganan orang terlantar maupun Orgil tersebut. “Saat rapat bersama Bappeda Kota Pagaralam, sudah kita ajukan pembangunan Kantor Dinsos Terpadu, berfungsi sebagai kantor kerja dan shelter tempat penampungan sementara, serta dimana mereka (orang gila, red) akan disalurkan,” ucapnya.




Lokasi atau tempat khusus ini, tambah Ika, begitu penting dalam penanggulangan PMKS, terlebih di bangunan Kantor Dinsos Terpadu, yang memiliki shelter-shelter khusus, ada bagian sedang proses penyembuhan, penampungan sementara dan lainnya.




“Kalau orang terlantar di Kota Pagaralam, rata-rata masih memiliki keluarga disini, jadi kita tidak begitu kesulitan berkoordinasi, serta memulangkan yang bersangkutan kepada pihak keluarga, sedangkan untuk Orgil kan sulit, kita tidak bisa menghubungi keluarganya,” paparnya.




Disinggung soal penanganan Orgil, yang belakangan ini menjadi perbincangan di tengah masyarakat, karena cukup dianggap meresahkan, Ika menyebut, seharusnya ada penangangan yang terpadu, baik itu dari Dinsos Kota Pagaralam maupun Dinsos Provinsi Sumsel.




“Selama ini, mereka yang siap menampung, dalam kategori orang gila yang masih dapat di bina seperti stress. Biasanya panti rehabilitasi sosial di Palembang siap melayani, tapi itu juga kita masih mau melihat kuotanya,” tandasnya. (09)

Previous Respon Masyarakat Tinggi, Pasangan NS ‘Banjir’ Undangan
Next Siap.. Siap Kawasan Landing, Bakal Diserbu 1.500 Massa