Asah Penyelesaian Akhir


PALEMBANG – Pelatih Kepala SFC, Kas Hartadi menyebut, di kompetisi sepak bola Indonesia kasta kedua, yakni Liga 2, mungkin saja nanti bakal ada pemain yang bakal menerapkan pola permainan yang sama.  Menumpuk pemain dan parkir bus, pastinya bakal menjadi taktik yang sulit bagi tim manapun, termasuk tim eropa sekalipun untuk mencetak gol.  “Pemain harus mampu membongkar pertahanan lawan.  Pemain harus mampu menemukan cara jitu untuk dapat menembus rapat nya pertahanan lawan. Caranya bisa dengan umpan panjang atau lambung,” katanya.

Disisa waktu yang ada, sebelum kick off Liga 2, pelatih akan fokus pada penyelesaian akhir. Pemain akan latihan membongkar pertahanan lawan. Menanggapi kekuatan Perserang Serang yang sebagian besar diisi skuat muda, Pelatih Kas Hartadi tidak banyak komentar. Dia mengatakan, skuat Sriwijaya FC diisi perpaduan pemain muda dan pemain berpengalaman.

Sehingga dia tidak akan khawatir kalau Yongki Aribowo dkk akan kewalahan menghadapi permainan para pilar muda dari Perserang Serang. Perserang Serang bakal menjadi lawan pertama Sriwijaya FC pada Liga 2 2019. Klub berjuluk Laskar Wong Kito akan memainkan laga kandang lebih dulu di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, 23 Juni 2019. “Paling penting kami harus waspadai dan tidak boleh menganggap remeh lawan. Saat ini lebih fokus kepada persiapan saja,” ujar Kas Hartadi.

Pelatih Kas Hartaddi mengatakan, persiapan akan dilakukan secara maksimal. Sriwijaya FC memiliki waktu sekitar 12 hari untuk persiapan. “Kita akan fokus melakukan persiapan untuk pertandingan perdana,” ujar Kas.

Musim lalu klub milik PT Pilar Perserang Singadaru itu hanya mampu finis pada posisi 7 wilayah barat. Artinya klub yang dimanajeri Dedi Setiadi ini gagal melaju ke babak delapan besar. Meski demikian klub kebanggaan Bala Singandaru itu tidak bisa dianggap remeh. (net)

 

Previous Ade Cs ‘Tempur’ di Tasik, Pagaralam Tuan Rumah Kejurnas Offroad
Next Masih Kalah Jumlah