Arus Deras, Bukan Penghalang Bagi Pencari Batu Dan Pasir


Foto: Rendi/Pagaralam Pos ARUS DERAS: Terlihat beberapa pencari batu dan pasir di sungai Lematang di wilayah Bengteng Kota Lahat tetap beraktivitas walaupun arus sungai cukup deras, kemarin.
Foto: Rendi/Pagaralam Pos
ARUS DERAS: Terlihat beberapa pencari batu dan pasir di sungai Lematang di wilayah Bengteng Kota Lahat tetap beraktivitas walaupun arus sungai cukup deras, kemarin.

PAGARALAM POS, Lahat – Hujan dengan intensitas cukup lama beberapa pekan ini yang terus mengguyur beberapa daerah di wilayah Kabupaten Lahat, membuat arus air Sungai Lematang menjadi deras. Tetapi hal tersebut tidak menciutkan nyali para pengumpul batu dan pasir di sekitar sungai Lematang tepatnya di daerah Benteng Kota Lahat.

Kepala BPBD Lahat, Ismail Lukman mengatakan, untuk saat ini arus sungai Lematang dalam level yang cukup berbahya. “Jadi, selama musim hujan dan arus sungai Lematang masih cukup deras, kita mengimbau kepada seluruh masyarakat, tak terkecuali pencari batu, dan pasir agar dapat mengurangi aktivitas di sungai tersebut. Hal ini karena ditakutkan air sungai Lematang tiba-tiba semakin deras, karena hujan yang turun di daerah Pagaralam,” jelasnya.

Amri salah seorang pencari batu di Sungai Lematang mengakui, arus sungai Lematang saat ini memang cukup deras dan berbahaya. Rasa khawatir takut terseret arus sungai Lematang memang ada pada saat bekerja. Tetapi mau bagaimana lagi, tidak ada pilihan lagi. Karena satu-satunya pekerjaan selama ini sebagai pencari batu dan pasir di sungai Lematang tersebut. “Kalau tidak bekerja dan berani mengambil resiko, anak istri mau makan apa? Jadi apa boleh buat, kita tetap harus bekerja walaupun sungai Lematang cukup deras,” ungkapnya.

Sementara itu, Sari warga sekitar sungai Lematang mengatakan, semenjak arus sungai Lematang mulai deras, tidak berani lagi beraktivitas di pinggiran sungai tersebut, seperti mencuci piring dan melakukan aktivitas rumah tangga lainya. “Takut. Karena arusnya sudah cukup deras, jadi kita lebih memilih memanfaatkan air sumur untuk melakukan aktivitas rumah tangga,” jelasnya. (mg21/CE-V)

Previous Kerjasama Bersihkan Lingkungan Sebelum Pulang
Next Izin Habis, Puluhan Reklame Ditertibkan