Antisipasi Potensi Konflik, Polisi – Bawaslu Petakan TPS Rawan di Pagaralam


Foto: Pidi/Pagaralam Pos
PENGAWASAN: Bawaslu Kota Pagaralam menggelar Rakor saksi peserta Pemilu, rapat umum dan iklan kampanye di media.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Ketua Bawaslu Kota Pagaralam Emi Deshartika SPd menyebut Dusun Tebat Baru Kecamatan Pagaralam Selatan rawan rusuh. Ini karena Tempat Pemungutan Suara (TPS) di dusun ini terlampau dekat dengan kediaman Caleg.




“Di sini TPS, di sana ada rumah beberapa Caleg. Tidak ada jarak. Kalau ada Caleg di dusun itu tak dapat suara, ini akan memunculkan potensi (konflik),” ujar Emi saat ditemui Pagaralam Pos setelah rapat koordinasi di Hotel Favour, Selasa malam (2/4).




Menurut Emi, konflik karena Caleg tak dapat suara di TPS yang berdekatan dengan kediamannya pernah terjadi pada Pemilu 2014 lalu. Karenanya, ia menyarankan, semestinya TPS jangan terlampau dekat dengan kediaman Caleg. “Kerawanan ini juga sudah dipetakan pihak kepolisian dan sudah kami cek,” imbuhnya.




Ditemui di tempat yang sama, Kabag Ops Polres Pagaralam AKP Berlian Telaumbanua menyebutkan, TPS Rutan masuk dalam kategori terjadinya rusuh. Sebabnya katanya, di Rutan bisa saja ada narapidana (Napi) yang enggan nyoblos. “Bisa saja yang nggak suka lalu bikin keributan atau onar. Ini perlu kita antisipasi,” tutur Berlian.




Selain di Lapas, Berlian menambahkan, TPS-TPS yang lokasinya sulit dijangkau dengan kendaraan bermotor rawan terjadinya pelanggaran. Sebab katanya, dengan akses yang sulit, membuat aparat kepolisian kesulitan untuk mengontrol keamanan TPS-TPS ini. “Kalau di TPS-TPS di wilayah kota, ini aman,” tuturnya. (11)

Previous Jelang Idul Fitri, Pemkot Bakal Bagikan Bonus untuk Ketua RW dan RT
Next Komisi IV DPR RI dan Dirjen Perikanan Kunker Ke Mura