Angin Puting Beliung Menerjang


Foto : Ist/Pagaralam Pos RUSAK PARAH: Bangunan mesin dan gudang penyimpanan kopi di Dusun Selibar rusak parah, akibat diterjang angin puting beliung melanda Kota Pagaralam, Minggu (22/11) siang.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Bencana angin puting beliung menghancurkan sejumlah atap bangunan mesin penggiling padi hingga gudang, yang dijadikan tempat penyimpanan kopi di Dusun Selibar, Kelurahan Selibar, Kecamatan Pagaralam Utara, sekira pukul 12.00 WIB, kemarin (22/11).
Angin puting beliung ini sendiri setidaknya, merusak 2 bangunan, terdiri dari mesin penggilingan padi dan gudang penyimpanan kopi. Akibatnya, kedua bangunan ini mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atapnya terbang berhamburan, sehingga seluruh bagian isi dalam bangunan mesin dan juga gudang penyimpanan kopi basah karena diguyur air hujan.
Disamping itu, juga di hari yang sama angin kencang menumbangkan batang pohon yang berukuran besar, hingga menimpa kabel jaringan listrik. Tepatnya berlokasi di jalur dua wilayah Kelurahan Curup Jare, Kecamatan Pagaralam Utara.
Karminto (65), warga Dusun Selibar mengatakan angin puting beliung ini datang secara tiba-tiba, bersamaan dengan hujan deras. “Awalnya, pertama-pertama dimulai dari hujan rintik-rintik, kemudian tiba-tiba disusul pula dengan angin kencang, yang disusul hujan deras, tanpa disadari atap bangunan gudang ini secara langsung terbang terbawa angin, hingga jatuh di bagian halaman depan gudang,” terangnya.
Sementara itu Camat Pagaralam Utara, Beta Agusta SSTp MSi membenarkan peristiwa angin puting beliung yang merusak 2 bangunan, yakni bangunan mesin penggilingan padi dan gudang tempat penyimpanan kopi di Dusun Selibar, Kelurahan Selibar. “Ada 2 bangunan yang rusak. Meliputi bangunan mesin penggilingan padi dan gudang penyimpanan kopi, begitu ada kejadian, kita langsung berkoordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam, untuk membantu masyarakat sekitar membersihkan banguan atap yang roboh. Dan secepatnya kita akan membuat laporan tertulis kepada Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala BPBD Kota Pagaralam, Patriot A Mundra, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Misba didampingi Kasi Kesiapsiagaan dan PBK, Hupis ketika dikonfirmasi, membenarkan bencana alam puting beliung di wilayah Kelurahan Selibar, Kecamatan Pagaralam Utara. “Namun tidak ada korban jiwa dari kejadian bencana alam angin puting beliung,” pungkasnya. (Cg09/Ed10/CE-V)

Previous Siapkan Lahan untuk Calon Atlet Muda
Next Digitalisasi, Cara UMKM Bertahan di Masa Pandemi