Anggaran SKPD Dipangkas 40 Persen


PAGARALAM POS, Empat Lawang – Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas (Migas), membuat semua SKPD di Kabupaten Empat Lawang bakal tidak ada kegiatan pada 2015. Pasalnya, setiap SKPD dipangkas 40 persen dari anggaran.

“Terkait peraturan presiden (Perpres) No.5 tahun 2015 tentang DBH, maka di setiap daerah penghasil Migas dipotong, karena Empat Lawang masuk dalam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang merupakan penghasil Migas, sehingga kita terkena imbasnya, meskipun kita bukan daerah penghasil,” ungkap Bupati Empat Lawang, H. Budi Antoni Aljufri SE MM.

Khusus untuk Kabupaten Empat Lawang, kata HBA, dipotong sekitar Rp190 miliar. Untuk itu pihaknya meminta Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) untuk menelusuri ke Pemerintah Pusat, apakah ada solusi ataupun jalan untuk mengatasi pemotongan anggaran ini. “Kalau seperti ini, setiap SKPD kedepan tidak ada kegiatan. Namun sampai saat ini, kita masih carikan solusinya dan staf Dispenda sudah ke Jakarta, guna mencari solusi yang terbaik,” ujarnya.

Saat ini kata HBA, masih merapatkan kembali, mana dana yang akan dipangkas. Namun yang jelas, setiap SKPD, Sekretariat Pemkab maupun Sekretariat DPRD, juga terkena potong. Hanya saja masih dipilah, mana yang sifatnya kebutuhan atau tidak.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan, Perkebunan, Pertambangan dan Energi Kabupaten Empat Lawang, Susyanto Tunut mengatakan, dampak dari pemangkasan DBH ini membuat dinas yang dipimpinnya terpaksa menunda semua program yang telah tersusun. “Seperti program penambahan lampu jalan dan pengadaan mobil Kren, terpaksa ditunda akibat pemangkasan DBH, sehingga program yang direncanakan batal,” ucapnya. (07/CE-V)

 

Previous Pelat Warna Mobil Dinas Diganti Pribadi
Next Sidang Putusan Vonis Digelar 30 April