Alasan “Solidaritas” Yoga Rela Tusuk Yansyah


Foto : Heru/Pagaralam Pos
RINGKUS : Yoga pelaku penusukan korban Yansyah saat diamankan di Mapolres Lahat, Rabu (8/1).

PAGARALAM POS, Lahat – Pengejaran terhadap pelaku penusukan Yansyah (23), warga Desa Sawah Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang. Di jalan lintas Desa Tertap, Kecamatan Jarai, Lahat, Selasa (7/1) sekitar pukul 01.30 WIB lalu, tidak membutuhkan waktu lama. Hanya berselang sekitar 12 jam, pelaku akhirnya berhasil ditangkap jajaran Polsek Jarai, Polres Lahat.

Pelakunya ialah Yoga Aprizon (19), warga Desa Pengandonan, Kelurahan Selibar Kecamatan Pagaralam Utara. Yoga ditangkap dirumahnya, Selasa siang (7/1) sekitar pukul 13.00 WIB. Dari pengakuannya, Yoga hanya ikut-ikutan, yang punya masalah ialah DV (rekannya, red) dan korban. Hanya saja karena melihat rekannya berkelahi, Yoga spontan mengeluarkan pisau dan menusuk korban. “Saya hanya ikut-ikutan, karena sebelumnya minum miras bersama, lalu nonton orgen bareng, tiba-tiba melihat kawan ribut. Saya langsung mendekat dan menusuk dia (korban, red),” akui Yoga, saat di Mapolres Lahat, Rabu (8/1).




Sementara, Kapolres Lahat AKBP Irwansyah S.Ik MH CLA mengatakan, pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas di kaki kanannya, karena berusaha melawan saat dilakukan pengembangan. Tersangka dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara, dan pasal 351 ayat 3 dengan ancaman 7 tahun penjara. “Motifnya karena solidaritas sama teman. Barang bukti pisau dibawa tersangka ke rumahnya. Sejauh ini tersangka hanya satu, yang terlibat keributan dengan korban,” kata Irwansyah.

Untuk diketahui, sebelumnya Yansyah meregang nyawa setelah menerima lima tusukan ditubuhnya. 3 tusukan dibagian perut sebelah kiri, 1 tusukan dibagian pundak kanan, dan 1 tusukan dibawa ketiak kanan. Motif awal perkelahian antara korban Yansyah dengan DV, diduga karena dendam, lalu bertemu di panggung Orgen Tunggal. (her18)

Previous Warga Resah, Banyak LPJU Mati
Next Siaga Bencana, BPBD Siapkan Enam Armada