649 Pelamar CPNS ‘Adu Nasib’


foto ; Net

PAGARALAM POS, Pagaralam – Sebanyak 649 orang pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, hari ini (10/11) akan mengadu nasib mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), di Kantor Regional VII BKN Jalan Gubernur H Bastari 8 Ulu, Palembang.




Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda) sekaligus Sekda Pagaralam, Drs H Safrudin MSi didampingi Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nyayu Dwi Lusiana melalui Kabid Formasi Sardiono mengatakan, pelamar yang mengikuti tes CPNS dilingkungan Pemkot Pagaralam, semoga dapat memenuhi kuota penerimaan lulus passing grade. “Kita berharap kuota penerimaan CPNS dapat terpenuhi. Paling tidak, banyak pelamar yang lulus passing grade, sehingga formasi jabatan yang tersedia dapat terpenuhi,” harapnya.




Sementara sejumlah daerah lain di Indonesia yang membuka penerimaan, diakuinya tercatat hanya sedikit peserta yang lolos SKD, gagal melampuai passing grade yang ditetapkan Panitia Seleksi Nasional, bahkan ada yang tidak lulus sama sekali.




Berdasarkan hasil rekapitulasi pendaftaran akhir seleksi administrasi sebut Sardiono, paling banyak jumlah pelamar formasi tenaga teknis, sebanyak 512 orang pelamar, kemudian formasi tenaga guru berjumlah 204 orang pelamar dan tenaga kesehatan sebanyak 64 orang pelamar.




Mengenai ketentuan, tata tertib dan sanksi bagi peserta tes CAT, peserta Tes Kompetensi Dasar (TKD) Pemkot Pagaralam tahun 2018, diwajibkan hadir di tempat pelaksanaan tepat waktu. “Peserta diwajibkan hadir di lokasi ujian 60 menit sebelum sesi ujian dimulai. Membawa KTP dan kartu tanda peserta ujian, sedangkan kemeja warna putih polos lengan panjang dengan bawahan warna gelap dan memakai sepatu,” terangnya.




Pihaknya mengimbau kepada seluruh peserta tes, untuk tidak lupa membawa nomor peserta. Apabila peserta tidak membawa nomor peserta, maka akan diberikan sanksi tegas, tidak diperkenankan untuk mengikuti pelaksanaan tes CPNS. “Peserta tes jangan sampai lupa membawa nomor ujian dan KTP,” ingatnya.




Para pelamar ditegaskan Sardiono, tidak dipungut biaya apapun. Apabila ada pihak atau oknum yang menjanjikan dapat membantu, untuk dapat diterima menjadi CPNS dilingkungan Pemerintah Kota Pagaralam dengan meminta imbalan, tidak menjadi tanggungjawab Pemerintah Kota Pagaralam. ”Waspadai calo penerimaan CPNS. Yang menentukan kelulusan ada dalam diri dan kemampuan peserta, sesuai ketentuan yang disyaratkan Panitia Seleksi Nasional,” pungkasnya. (08)

Previous Tim Keluarga Percha Empat Lawang Siap Dulang suara
Next Pajak Bertutur, Edukasi Pajak Sejak Dini